Pastry Dan Ragamnya

Pengertian Pastry Dan Ragamnya

Pengertian Pastry Dan Ragamnya

Pengertian pastry dan ragamnya atau pastri sebagai salah satu produk yang termasuk salah satu dalam klasifikasi Produk Bakery, merupakan makanan yang tidak asing lagi bagi kita. Pastri bisa digolongkan dari bentuknya. Pastries berarti kue-kue kecil, maka kue-kue berukuran kecil seperti kue tart potong, pie, dan quiches juga disebut dengan istilah pastri.

Pengertian pastry dan ragamnya yang lain adalah dari karakteristik dasar adonannya (pastry dough). Yaitu pastri yang terbuat dari adonan roll-in fat (lapisan lemak) atau laminated dough (adonan yang berlipat-lipat tipis) yang juga dikenal dengan puff pastry dengan teksturnya yang berlapis- lapis. Dan pastri yang terbuat dari non laminated dough, yaitu pastri yang terbuat dari adonan yang menyerupai adonan adonan roti.

Perbedaan mendasar antara produk pastri dan roti adalah pastri terbuat dari bahan dengan kandungan lemak yang tinggi. Dengan demikian, pastri mempunyai tekstur yang flaky (beremah dan berlipat-lipat). Berdasar dari asal katanya, pastri identik dengan kata paste (adonan cair yang berbentuk padat) sehingga banyak produk-produk kue (pastri) yang mengambil definisi ini terbuat dari adonan tersebut, seperti choux, tart, dan quiches.

Dilihat dari kondisi adonannya, secara garis besar pastri terbagi menjadi tiga golongan, yaitu paste atau pastri cair (tepatnya berbentuk pasta padat), puff pastry (berlipat), dan short pastri.

Paste atau pastry

Pastri jenis ini terbuat dari campuran terigu, lemak, telur, dan melalui dua kali proses pembuatan, yaitu proses pemasakan (cooking) dan proses pemanggangan (baking). Produk yang termasuk dalam golongan paste adalah choux pastry atau kue sus dan eclair.

Puff pastry atau flaky pastry (laminated dough)

ProDuk pastri ini terbuat dari campuran tepung terigu, gula, susu, telur, dan lemak baik yang ditambahkan dalam resep (di dalam adonan) ataupun ditambahkan di luar sebagai laminated fat atau rolled-in fat yang digunakan untuk membuat lapisan (layering).

Ciri khas dari produk puff pastry adalah pembentukan volume yang disebabkan oleh terjadinya proses penguapan air dalam adonan akibat adanya pengaruh pemanasan dari pengaruh proses penggorengan (effect of frying) yang terjadi selama proses pemanggangan. Produk yang termasuk dalam puff pastri terdiri atas tiga golongan besar, yaitu sebagai berikut :

  1. Puff pastry atau flaky pastry

    Puff pastry yang berasal dari bahasa Prancis “pâte feuilletée” adalah jenis pastri yang terbuat dari adonan lipat (laminated roll-in fat) dengan penambahan pastri margarine (korsvet) atau butter yang digunakan sebagai lapisan antar adonan, dibuat dengan proses penggilingan atau pengerolan secara berulang-ulang.

    Pengertian Pastry Dan Ragamnya

    Produk-produk yang dibuat dengan menggunakan dasar adonan puff pastri misalnya vol au ven, room horn, dan apple struddle. Produk puff pastri dibuat tanpa menggunakan yeast di dalam adonan.

  2. Croissant

    Croissant merupakan jenis pastri (laminated roll-in fat), yaitu pastri berlipat yang dilapisi dengan fat (korsvet) atau butter dengan penambahan yeast dalam adonannya.

    Pengertian Pastry Dan Ragamnya

    Croissant dibuat dengan proses pelipatan adonan secara berulang-ulang dan dirol sehingga membentuk tekstur adonan yang berlipat-lipat dengan produk akhir yang lembut dan beremah (flaky).

    Proses pengembangan volume dalam pembuatan croissant berasal dari terjadinya peningkatan volume akibat fermentasi dan peningkatan volume akibat terjadinya effect of frying dalam adonan, di mana uap air dalam lapisan adonan yang terdiri atas lapisan- lapisan adonan dan lemak menguap akibat proses pemanggangan.

  3. Danish pastry

    Proses pembuatan danish pastri memiliki kesamaan dengan pembuatan croissant, yaitu adonan berlipat yang dilapisi dengan butter atau pastri margarine di antaranya (laminated roll-in fat), dengan proses pengerolan di tiap lapisan adonannya.

    Pengertian Pastry Dan Ragamnya

    Adonan yang digunakan dalam pembuatan danish pastri juga ditambahkan yeast sehingga pengembangan volume yang terjadi diperoleh dari proses fermentasi dan proses puffy atau peningkatan volume akibat penguapan air dalam adonan akibat effect of frying antara lapisan-lapisan lemak dan adonan selama proses pemanggangan.

  4. Phyllo pastry

    Phyllo atau sering dieja dengan filo berasal dari bahasa Yunani yang memiliki arti daun. Dari asal kata tersebut, phyllo dough berarti lapisan tipis yang terbuat dari lapisan-lapisan adonan dengan tambahan sedikit lemak yang ditambahkan dengan dioles atau brushing (dioles tipis dengan menggunakan kuas).

    Adonan yang digunakan dalam pembuatan danish pastri juga ditambahkan yeast sehingga pengembangan volume yang terjadi diperoleh dari proses fermentasi dan proses puffy atau peningkatan volume akibat penguapan air dalam adonan akibat effect of frying antara lapisan-lapisan lemak dan adonan selama proses pemanggangan.

Short pastry

Short pastry merupakan jenis pastri yang paling sederhana, terbuat dari tepung terigu, lemak, gula, garam, dan air. Dalam proses pembuatannya, bahan-bahan kering, yaitu tepung terigu, garam, dan gula dicampur dengan lemak melalui proses pencampuran (rub- in method) sehingga terbentuk tekstur yang beremah (crumbly).

Produk short pastri di Indonesia dikenal dengan nama produk pai yang disajikan dengan penambahan tepung custard dan irisan buah di atasnya. Tekstur produk ini berkulit, contohnya seperti cookies (sweet short crust), tart, dan quiche.

Demikian artikel ini kami tayangkan untuk anda, semoga dapat menambah dan memperkaya wawasan anda. Semoga pembaca Cake Susu Moo bisa memahami tentang artikel diatas dan kami akan berusaha terus menambah artikel. Untuk artikel atau resep makanan yang lain, bisa anda klik di sini : Wedang Bajigur Hangat Lezat, atau klik di sini : Klepon Jajanan Pasar Sederhana, atau buka kumpulan resep kami.